October 22, 2010

5 S +3T (SAWAYAKA)

bulan ini pak manajer baru konsen nich ma program 5 S, so musti banyak belajar lagi nih tentang materi yang satu ini. Sedikit sharing tentang materi yang saya dapatkan, mungkin bisa sedikit membantu program higiene lingkungan di tempat kerja SAWAYAKA ( 5S3T )
PHILOSOPI:
MEMERANGI KEBIASAAN BURUK
MENYADARI BAHWA UNTUK MEMBUAT PRODUK YANG BERKUALITAS HARUS DIMULAI DENGAN TATA CARA YANG BAIK DAN ORANG - ORANG YANG BERKUALITAS
MENYADARI BAHWA UNTUK MEMBENTUK MANAJEMEN YANG BAIK ADALAH DENGAN MENGIKUT SERTAKAN SEMUA ORANG
 


 
TUJUAN:
MENGURANGI PEMBOROSAN SEHINGGA MENINGKATKAN DAYA SAING (INCREASE COMPETITIVE NESS)
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN MUTU SEHINGGA MENDORONG KEMAJUAN BISNIS (INCREASE PRODUCTIVITY AND QUALITY)
MENCIPTAKAN PELAYANAN YANG BAIK BAGI PELANGGAN / DEPARTEMEN LAIN (NON STOP SUPLY TO FACTORY)
MEMELIHARA TANGGUNG JAWAB BERSAMA (TO KEEP TOGETHER OF RESPONSIBILITY)
TARGET
MENGHILANGKAN RESIKO KECELAKAAN (ZERO ACCIDENT)
MENGHILANGKAN RESIKO KERUSAKAN (ZERO TROUBLE EQUIPMENT)
MENGHILANGKAN RESIKO TERHENTINYA PRODUKSI (ZERO PRODUTION STOP)
MENINGKATKAN EFISIESI (INCREASE EFFICIENCY)
MENGHINDARI TERLAMBAT PENGIRIMAN (DELAY DELIVERY)
TAHAPAN KEGIATAN:
1.STRUKTUR ORGANISASI SAWAYAKA
2. JADWAL AKTIFITAS SAWAYAKA


3. PEMETAAN AREA MODEL DAN PENANGGUNGJAWAB


4. JADWAL RENCANA KEGIATAN SAWAYAKA
5. SAWAYAKA PATROL
PADA SAAT MELAKUKAN PATROL BEBERAPA TOOL DISIAPKAN DIANTARANYA:
• CAMERA
• CHECK SHEET
• RED CARD
• ALAT TULIS/PAPAN BERJALAN
6.STANDARISASI:
BUAT PROSEDUR UNTUK STANDARISASI
BUATKAN FORMAT STANDAR FORMAT
LAKUKAN SEMUA PEKERJAAN DAN KEGIATAN SESUAI STANDAR YANG DI BUAT , BILA TERJADI PERUBAHAN HARUS DI LAPORKAN DAN DI BUATKAN PETUNJUK KERJA ATAU PROSEDURNYA.
7.PENERAPAN SEDERHANA SAWAYAKA:
SEIRI /RNGKAS
SEIRI adalah kata pertama “S” yang berarti Ringkas, adalah menjaga barang yang diperlukan serta memisahkan barang barang yang tidak diperlukan dalam pekerjaan, hal ini untuk mengetahui benda mana yang tidak digunakan, mana yang akan disimpan, serta bagaimana cara Penyimpanannya supaya dapat mudah diakases yangakan sangat berguna bagi sebuah perusahaan. 


SEITON/ RAPI
SEITON adalah kata kedua“S” yang berarti Rapi, adalah hal mengenai sebagaimana cepat kita meletakkan barang dan mendapatkannya kembali pada saat diperlukan dengan mudah
Untuk melakukan SEITON:
1.Rancang metode penempatan barang yang diperlukan, sehingga mudah didapatkan saat dibutuhkan
2.Tempatkan barang barang yang digunakan ke tempat yang telah dirancang dan disediakan
3.Beri label/ identifikasi untuk mempermudah penggunaan maupun pengembalian ketempat semula 


SEISO/ RESIK
SEISOU adalah kata ketiga“S” yang berarti Resik, Kebersihan harus dilaksanakan dan dibiasakan oleh Setiap orang dari level CEO hingga OFFICE BOY, setiap individu harus diberikan tanggung jawab dan Setiap grey area harus dihilangkan, hal ini bertujuan untuk menghindarkan perbedaan pendapat diantara .Setiap individu, biasanya pendapat yang berbeda ini adalah mengenai siapa yang memiliki bertanggung jawabuntuk kebersihan
Untuk melakukan SEISOU:
1.identifikasi sumber kotoran dan cara pengendaliannya
2.Tetapkan tindakan pencegahan 

SEIKETSU/RAWAT:
Seiketsu adalah kata keempat“S” yang berarti Rawat, kegiatan sehari hari yang berkaitan dengan tiga S Yang pertama yang harus dirawat atau distandarisasi, pada tahap ini ketiga langkah tersebut harus segera dikelola. Pengelolaan digunakan untuk menjaga kerapian dan kenyamanan lingkungan kerja dimana karyawan akan memiliki akses yang lebih cepat dan aman untuk memperoleh barang yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya.
Untuk melakukan Seiketsu :
1.Tetapkan standar kebersihan, penempatan dan penataan barang dan lingkungan kerja.
2.Komunikasikan kepada setiap karyawan yang sedang bekerja ditempat kerja.
SHITSUKE/RAJIN:
“S”yang terakhir adalah SHITSUKE yang diartikan sebagai Rajin atau disiplin.
Maksudnya adalah menerapkan kemampuan untuk melakukan sesuatu untuk dengan cara yang seharusnya. Kebiasaan yang buruk dapat dihilangkan dengan cara mengajari karyawan mengenai hal yang harus dilakukan dan membiasakan mereka untuk berlatih kebiasaan yang baik.
Untukmelakukan Shitsuke
1.Biasakan kondisi tempat kerja selalu sesuai dengan standar yang ditetapkan.
2.Lakukan pengendalian setiap saat
3.Koreksi bila ditemukan penyimpangan
4.Lakukan peningkatan misalnya, melakukan perlomban antar bagian untuk peningkatan efektifitasaPemenanglomba penilaian kinerja sawayaka Standar mejakerja Papaninformas ikegiatansawayaka , dan display - display
Teihin (Fix Items / Specification)


TEICHI (Fix Position ) 


TEIRYOU (Fix Quantity )


Walaupun terlihat mudah beberapa faktor dibawah ini dapat menjadi perbedaan pendapat yang berakibat pada tidak berhasilnya penerapan sawayaka:
 Tidak memiliki tempat untuk menyimpan barang yang tidak diperlukan
 Keputusan untuk kategori barang ““tidak perlu ””
 Perbedaan dalam meletakkan barang yang perlu dan
tidak perlu
 Koordinasi yang kurang jelas
 Kurangnya komitmen
Hal yang paling mendasar dan memberikan kontribusi paling besar dalam kegiatan Sawayaka Adalah KOMITMEN MANAJEMEN.
Pelaksanaan kegiatan tanpa disertai komitmen dapat menyebabkan kegiatan Sawayaka tidakEfektif, bisa saja kegiatan sawayaka tersebut hanya berlangsung beberapa hari, kemudianLingkung an kerja kembali pada kondisi sebelumnya.
SAWAYAKA  REFRESHING
1.Sebuah sistem manajemen penatalaksanaan kerumahtangga
(Housekeeping) dengan menggabungkan unsur 5S3T kedalam konsepPDCA.
2.Melibatkan semua orang dan pemangku kepentingan (stakeholder) yang ada didalam organisasi
3. Dilaksanakan dengan sungguh sungguh dengandukungandankomitmen dari pimpinan perusahaan.
4. Memberikan kontribusi pada efisiensi penggunaan ruang kerja, efisiensi sumber daya, mengurangi resiko terjadinya kerusakan peralatan, menghindaririsiko terjadinya kecelakaan kerja, memperkecil resiko terhentinya proses produksi, menghindari pemborosan, meningkatkan kualitas,meningkatkanmoral, dll.
5. Menciptakan tempat kerja yang nyaman, aman dan selamat guna mendukung penciptaan produk yang berkualitas, efisien dan memberikan keuntungan.
Dari uraian diatas semakin jelas terlihat bahwa kegiatan Sawayaka adalah perangkat yang dapat meningkatkan mutu produk dan lingkungan kerja, namun demikian proses tersebut tidaklah mudah untuk diterapkan.
Jika mereka tidak mematuhi aturan,hasilnya tidak akan memuaskan dan kita akan kembali ke kebiasaan kita yang lama
Proses ini membutuhkan usaha yang sungguh sungguh dari manajemen dan komponen yang ada didalamnya
Arigatou

No comments:

Post a Comment